Bengkoang untuk Memutihkan Kulit dan Mengatasi Rambut Kering

Bengkoang untuk Memutihkan Kulit dan Mengatasi Rambut Kering

Bengkoang untuk Memutihkan Kulit telah lama dikenal sebagai bahan tradisional untuk perawatan kecantikan. Wanita Jawa menggunakan bengkoang sebagai lulur sebelum upacara pernikahan. Kandungan vitamin C dalam bengkoang sangat tinggi, mencapai 20 miligram per 100 gram. Buah ini juga mengandung asam glikolat yang mengangkat sel kulit mati. Anda bisa membeli bengkoang dengan harga murah di pasar tradisional. Pengolahannya pun sangat mudah dilakukan di rumah. Berikut adalah panduan lengkap memanfaatkan bengkoang untuk kulit putih dan rambut kering.

Cara Mengolah Bengkoang Segar

Pertama, pilih bengkoang yang masih segar dan keras. Bengkoang yang sudah lembek menandakan kadar airnya berkurang. Kedua, kupas kulit bengkoang hingga bersih menggunakan pisau. Lapisan putih tepat di bawah kulit mengandung banyak vitamin C, jadi jangan membuangnya terlalu tebal. Ketiga, parut bengkoang menggunakan parutan halus. Keempat, peras parutan bengkoang menggunakan kain bersih untuk mengambil sarinya. Simpan ampas dan sari bengkoang secara terpisah di kulkas. Gunakan dalam waktu tiga hari.

Perawatan Memutihkan Kulit dengan Bengkoang

Perawatan pertama: lulur bengkoang tradisional. Campurkan dua sendok makan ampas bengkoang dengan satu sendok makan beras yang sudah dihaluskan. Tambahkan satu sendok makan kunyit bubuk, lalu aduk hingga tercampur rata. Oleskan ke seluruh tubuh sebelum mandi. Gosok dengan gerakan memutar lembut. Diamkan selama lima belas menit, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan seminggu dua kali. Kombinasi ini mencerahkan kulit secara alami tanpa efek samping kimia.

Perawatan kedua: masker wajah pencerah. Campurkan dua sendok makan sari bengkoang dengan satu sendok makan madu, lalu aduk hingga rata. Oleskan ke seluruh wajah yang sudah dibersihkan. Hindari area mata. Diamkan selama dua puluh menit, kemudian bilas dengan air dingin. Madu mengunci kelembapan, sementara sari bengkoang mencerahkan kulit. Lakukan masker ini dua kali seminggu untuk hasil maksimal.

Perawatan ketiga: toner pemutih alami. Tuang sari bengkoang ke dalam botol semprot kecil, lalu simpan di kulkas. Semprotkan ke wajah setiap pagi dan malam setelah mencuci muka. Kandungan vitamin C dalam sari bengkoang menghambat produksi melanin. Gunakan toner ini maksimal tiga hari karena produk ini tanpa bahan pengawet.

Perawatan Noda Hitam dengan Bengkoang

Perawatan pertama: masker spot untuk bekas jerawat. Campurkan satu sendok makan sari bengkoang dengan satu sendok teh air perasan lemon. Aduk rata, lalu oleskan campuran ini hanya di area bekas jerawat menggunakan cotton bud. Diamkan selama sepuluh menit, kemudian bilas dengan air dingin. Lakukan setiap malam. Asam dalam lemon mempercepat pengelupasan, sementara bengkoang mencerahkan bekas hitam.

Perawatan kedua: masker seluruh wajah untuk hiperpigmentasi. Campurkan dua sendok makan ampas bengkoang dengan satu sendok makan yogurt plain. Aduk hingga membentuk pasta, lalu oleskan ke seluruh wajah terutama area dengan noda hitam. Diamkan selama lima belas menit, kemudian bilas dengan air hangat. Yogurt mengandung asam laktat yang memudarkan noda hitam. Lakukan tiga kali seminggu.

Perawatan Kulit Berminyak dengan Bengkoang

Perawatan pertama: masker pengontrol minyak. Campurkan dua sendok makan ampas bengkoang dengan satu sendok putih telur. Aduk hingga rata, lalu oleskan ke seluruh wajah. Hindari area mata. Diamkan hingga mengering sekitar lima belas menit, kemudian bilas dengan air hangat. Putih telur menyerap kelebihan minyak, sementara bengkoang menyegarkan kulit. Lakukan seminggu sekali.

Baca juga: Madu untuk Melembapkan Bibir Pecah-pecah dan Mencerahkan Kulit Wajah

Perawatan kedua: facial wash alami. Campurkan dua sendok makan sari bengkoang dengan satu sendok makan madu. Gunakan campuran ini sebagai pembersih wajah di pagi hari. Pijat lembut selama satu menit, lalu bilas dengan air dingin. Kombinasi ini membersihkan tanpa membuat kulit kering. Facial wash ini cocok untuk kulit berminyak yang rentan berjerawat.

Perawatan Rambut Kering dengan Bengkoang

Perawatan pertama: masker rambut pelembap. Campurkan setengah cangkir ampas bengkoang dengan dua sendok makan minyak kelapa. Aduk hingga tercampur rata, lalu oleskan ke rambut kering dari akar hingga ujung. Tutup rambut dengan shower cap. Biarkan selama tiga puluh menit, kemudian keramas hingga bersih. Lakukan seminggu sekali. Ampas bengkoang melembapkan rambut kering tanpa membuatnya lepek.

Perawatan kedua: bilasan rambut untuk kilau alami. Campurkan setengah cangkir sari bengkoang dengan satu liter air. Setelah keramas, tuangkan campuran ini ke rambut sebagai bilasan terakhir. Jangan dibilas lagi dengan air bersih. Sari bengkoang menutup kutikula rambut sehingga rambut tampak lebih berkilau. Lakukan setiap kali keramas.

Perawatan ketiga: serum rambut untuk ujung bercabang. Campurkan satu sendok makan sari bengkoang dengan satu sendok makan minyak zaitun. Simpan dalam botol kecil di kulkas, lalu oleskan beberapa tetes ke ujung rambut setiap pagi sebelum beraktivitas. Kombinasi ini melembapkan ujung rambut yang kering dan mencegah percabangan lebih lanjut.

Perawatan Tubuh dengan Bengkoang

Perawatan pertama: lulur seluruh tubuh. Campurkan satu cangkir ampas bengkoang dengan setengah cangkir bubuk beras. Tambahkan satu sendok makan kunyit bubuk dan satu sendok makan minyak kelapa. Aduk hingga membentuk pasta, lalu oleskan ke seluruh tubuh sebelum mandi. Diamkan selama dua puluh menit, kemudian bilas dengan air hangat. Lakukan seminggu sekali untuk kulit yang halus dan bercahaya.

Perawatan kedua: body splash penyegar. Campurkan satu cangkir sari bengkoang dengan setengah cangkir air mawar. Tuang ke dalam botol semprot, lalu semprotkan ke tubuh setelah mandi. Fokuskan di area yang sering terkena sinar matahari seperti lengan dan leher. Simpan botol di kulkas untuk sensasi dingin yang menyegarkan.

Cara Menyimpan dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Simpan bengkoang utuh di lemari es bagian sayuran. Bengkoang utuh bertahan hingga satu minggu. Setelah mengupas dan memarutnya, sari dan ampas bengkoang hanya bertahan tiga hari di lemari es. Jangan menyimpan sari bengkoang di freezer karena teksturnya akan berubah saat dicairkan. Buat dalam jumlah kecil sesuai kebutuhan untuk menghindari pemborosan.

Lakukan uji tempel di belakang telinga sebelum menggunakan bengkoang di area luas. Tunggu dua puluh empat jam, lalu hentikan penggunaan jika muncul gatal atau kemerahan. Jangan menggunakan masker bengkoang yang sudah berbau asam karena bau asam menandakan sari bengkoang sudah basi. Jangan terkena sinar matahari langsung setelah menggunakan masker dengan campuran lemon karena asam lemon membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV.

Kesimpulan

Bengkoang menawarkan solusi alami untuk memutihkan kulit dan mengatasi rambut kering. Untuk mencerahkan kulit, Anda bisa menggunakan lulur tradisional, masker wajah pencerah, atau toner pemutih alami. Sementara itu, untuk memudarkan noda hitam, cobalah masker spot atau masker dengan yogurt. Pada area rambut, bengkoang bermanfaat sebagai masker pelembap, bilasan untuk kilau alami, atau serum untuk ujung bercabang. Anda juga bisa mengolah bengkoang menjadi lulur tubuh atau body splash penyegar. Pilih bengkoang yang masih segar dan keras, lalu olah sari dan ampasnya secara terpisah. Simpan di kulkas dan gunakan maksimal tiga hari. Selalu lakukan uji tempel sebelum penggunaan pertama. Pada akhirnya, bengkoang dari pasar tradisional bisa menjadi solusi berbagai masalah kecantikan Anda. Cobalah lulur bengkoang akhir pekan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *