Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tidak Berminyak
Bedak Tabur untuk Riasan atau loose powder menjadi produk yang sering disepelekan dalam rutinitas makeup. Banyak wanita hanya mengandalkan foundation tanpa menggunakan bedak tabur di atasnya. Padahal, bedak tabur berfungsi mengunci foundation agar tidak bergeser. Produk ini juga menyerap minyak berlebih di wajah sepanjang hari. Tanpa bedak tabur, riasan Anda akan luntur dalam hitungan jam. Anda bisa membeli bedak tabur di toko kosmetik terdekat dengan berbagai pilihan harga. Berikut adalah panduan lengkap memilih dan menggunakan bedak tabur.
Jenis Bedak Tabur Berdasarkan Formula
Pertama, bedak tabur mineral terbuat dari bahan alami seperti zinc oxide dan titanium dioxide. Formula ini sangat cocok untuk kulit sensitif dan berjerawat karena bedak mineral tidak menyumbat pori-pori serta memiliki sifat antiinflamasi.
Kedua, bedak tabur translucent atau transparan tidak memiliki warna. Produk ini hanya berfungsi mengunci riasan dan menyerap minyak tanpa mengubah warna foundation. Bedak jenis ini cocok untuk semua warna kulit.
Ketiga, bedak tabur berwarna memiliki pigmentasi ringan yang memberikan coverage tambahan. Produk ini cocok untuk Anda yang ingin tampilan lebih matte tanpa foundation tebal. Anda bisa menggunakannya sendiri di atas pelembap atau tabir surya.
Selain ketiganya, bedak tabur dengan kandungan salicylic acid atau tea tree oil cocok untuk kulit berjerawat. Bahan aktif ini membantu mengeringkan jerawat sambil mengunci riasan.
Memilih Bedak Tabur Berdasarkan Jenis Kulit
Untuk kulit berminyak, pilih bedak tabur dengan label oil-control atau mattifying. Kandungan kaolin atau silika dalam bedak ini menyerap minyak berlebih. Hindari bedak dengan kandungan gliserin atau minyak karena akan membuat wajah semakin mengilap.
Untuk kulit kering, pilih bedak tabur dengan kandungan hyaluronic acid atau vitamin E. Bedak ini tidak akan membuat kulit kering Anda tampak semakin mengelupas. Sebaliknya, hindari bedak tabur matte yang terlalu kering.
Untuk kulit kombinasi, Anda bisa menggunakan bedak tabur translucent. Aplikasikan lebih tipis di area pipi yang cenderung kering, lalu aplikasikan lebih tebal di area T yang berminyak.
Untuk kulit sensitif, pilih bedak tabur mineral tanpa pewangi dan tanpa alkohol. Kandungan zinc oxide di dalamnya juga menenangkan kulit yang sedang iritasi.
Cara Mengaplikasikan Bedak Tabur dengan Benar
Langkah pertama: tunggu foundation atau pelembap Anda meresap sempurna. Bedak tabur yang diaplikasikan di atas produk basah akan menggumpal dan terlihat pecah.
Langkah kedua: gunakan kuas besar berbulu halus atau puff. Kuas memberikan hasil akhir yang ringan dan natural, sementara puff memberikan hasil akhir yang lebih tebal dan tahan lama.
Langkah ketiga: ambil sedikit produk dengan kuas atau puff. Tepuk-tepuk alat Anda di punggung tangan untuk membuang kelebihan bedak karena terlalu banyak bedak akan membuat wajah terlihat seperti topeng.
Langkah keempat: aplikasikan bedak dengan gerakan menekan, bukan menggosok. Gerakan menekan mendorong bedak masuk ke pori-pori dan mengunci foundation. Sebaliknya, gerakan menggosok hanya memindahkan foundation dari tempatnya.
Langkah kelima: fokuskan di area yang paling cepat berminyak seperti dahi, hidung, dan dagu. Aplikasikan lebih tipis di area pipi yang cenderung kering.
Langkah keenam: aplikasikan bedak juga di kelopak mata sebelum menggunakan eyeshadow. Lapisan bedak membantu eyeshadow menempel lebih baik dan tidak luntur.
Teknik Baking untuk Riasan Tahan Ekstra
Baking adalah teknik menggunakan bedak tabur dalam jumlah banyak untuk riasan yang sangat tahan lama. Teknik ini populer di kalangan makeup artist untuk acara formal seperti pernikahan.
aplikasikan foundation dan concealer seperti biasa.
ambil bedak tabur dalam jumlah banyak menggunakan spons lembap.
tepuk bedak tebal-tebal di bawah mata, di area segitiga terbalik. Aplikasikan juga di dahi, dagu, dan sepanjang garis rahang.
Langkah keempat: biarkan bedak selama lima hingga sepuluh menit. Suhu tubuh Anda akan “memanggang” bedak sehingga menyatu dengan foundation.
Langkah kelima: sapu kelebihan bedak menggunakan kuas besar. Jangan menggosok, cukup tepuk-tepuk ringan.
Langkah keenam: nikmati riasan yang tidak bergeser hingga dua belas jam. Teknik baking sangat cocok untuk kulit berminyak dan acara di luar ruangan.
Cara Touch-up dengan Bedak Tabur
Minyak wajah akan muncul kembali setelah beberapa jam. Anda perlu touch-up tanpa merusak riasan yang sudah ada.
Langkah pertama: serap minyak berlebih dengan tisu minyak atau tisu biasa. Jangan menggosok, cukup tempelkan tisu di wajah.
Langkah kedua: ambil bedak tabur dengan kuas kecil yang bersih.
Langkah ketiga: tepuk bedak hanya di area yang berminyak, seperti dahi, hidung, dan dagu. Jangan aplikasikan di seluruh wajah karena akan terlihat tebal.
Langkah keempat: blend dengan gerakan memutar lembut. Lakukan touch-up maksimal dua kali sehari karena touch-up terlalu sering membuat riasan terlihat pecah.
Perbedaan Bedak Tabur dan Bedak Padat
Bedak tabur memiliki tekstur lebih ringan dan halus. Produk ini memberikan hasil akhir yang lebih natural. Bedak tabur juga lebih tahan lama karena partikelnya lebih kecil dan menempel lebih baik.
Di sisi lain, bedak padat lebih praktis dibawa bepergian karena produk ini tidak mudah tumpah di dalam tas. Bedak padat juga memberikan coverage yang lebih tinggi dibanding bedak tabur.
Baca juga: Alpukat untuk Masker Rambut Rusak dan Melembapkan Kulit Kering
Anda bisa menggunakan keduanya secara bersamaan. Gunakan bedak tabur untuk mengunci foundation di rumah, lalu bawa bedak padat untuk touch-up di perjalanan.
Cara Membersihkan Kuas dan Puff Bedak
Kuas dan puff yang kotor menjadi sarang bakteri. Bakteri ini akan berpindah ke wajah Anda setiap kali Anda menggunakannya.
Cuci kuas bedak seminggu sekali. Campurkan air hangat dengan sampo bayi atau pembersih kuas khusus. Rendam kuas selama lima menit, lalu bilas hingga airnya jernih. Keringkan kuas dengan posisi kepala kuas menghadap ke bawah.
Cuci puff bedak setiap kali selesai digunakan. Rendam puff dalam air hangat yang dicampur sabun cuci piring. Remas-remas hingga kotoran keluar, lalu bilas hingga bersih. Jemur hingga kering sebelum digunakan kembali.
Kesalahan Umum Menggunakan Bedak Tabur
Kesalahan pertama, menggunakan bedak tabur terlalu banyak hingga wajah terlihat seperti topeng dan makeup menjadi pecah-pecah. Ambil sedikit produk, lalu tambah jika diperlukan.
Kesalahan kedua, tidak membuang kelebihan bedak dari kuas atau puff. Bedak yang terlalu banyak akan jatuh ke pakaian Anda. Tepuk-tepuk alat Anda di punggung tangan sebelum menyentuh wajah.
Kesalahan ketiga, menggosok alih-alih menekan. Gerakan menggosok menggeser foundation yang sudah Anda aplikasikan. Gunakan gerakan menekan atau menepuk sebagai gantinya.
Kesalahan keempat, menggunakan bedak tabur yang salah warna. Bedak yang terlalu terang membuat wajah tampak abu-abu, sementara bedak yang terlalu gelap membuat wajah tampak kusam.
Kesimpulan
Bedak tabur adalah produk kecil dengan fungsi besar dalam rutinitas makeup Anda. Pilih jenis bedak yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Untuk kulit berminyak, pilih oil-control. Untuk kulit kering, pilih yang mengandung hyaluronic acid. Aplikasikan dengan gerakan menekan menggunakan kuas atau puff. Jangan lupa membersihkan kuas dan puff secara rutin. Coba teknik baking untuk acara khusus yang membutuhkan riasan tahan ekstra. Pada akhirnya, bedak tabur yang tepat membuat riasan Anda tahan lama dan wajah bebas kilap sepanjang hari. Cobalah bedak tabur translucent untuk pemakaian sehari-hari.
